Pabrik Keramik Sanitasi Pertama yang Dibangun di Kazakhstan
Kazakhstan bertujuan untuk memasok pasar dengan bahan bangunan lokal, menurut Kazakstan Hari Ini. Oleh 2025, Kazakhstan akan berinvestasi lebih dari itu 1 triliun terhubung (14.7 miliar yuan) untuk menerapkan 165 proyek industri konstruksi baru. Ini termasuk kaca lembaran, ubin, perlengkapan sanitasi, fasad, bahan isolasi dan banyak lagi. Pangsa impor diperkirakan akan turun 42% ke 27% oleh 2025.
Dana kekayaan negara Kazakhstan Samruk-Kazyna dan Samruk-Kazyna Construction saat ini berinvestasi dalam pembangunan 23 proyek, termasuk investasi bersama dengan perusahaan bahan bangunan yang ada. Total biaya proyek adalah 395 triliun dikenakan biaya (RMB 5.8 miliar), yang mana bagiannya Samruk-Kazyna Perusahaan Konstruksi adalah 10%, sekitar 40 triliun dikenakan biaya (RMB 600 juta). Proyek ini akan dilaksanakan selama periode tersebut 2022-2024.

Antara lain, Nur Sultan akan membuat lima proyek bahan bangunan utama. Sebuah perusahaan Italia dikatakan berinvestasi dalam pembangunan pabrik keramik sanitasi pertama, yang bisa menyediakan 280 pekerjaan. Namun, ada juga kabar bahwa pabrik keramik sanitasi pertama merupakan investasi bersama antara dana kekayaan negara Kazakhstan Samruk-Kazyna dan Samruk-Kazyna Construction Company dan produsen furnitur Mebitex Group of Companies di Noor Sultan, selain empat investasi bersama lainnya di bidang ubin, pintu dan jendela.
Dilaporkan bahwa pabrik keramik sanitasi pertama di Kazakhstan akan berinvestasi 61 triliun dikenakan biaya (RMB 900 juta) dan dapat menghasilkan 570,000 potongan per tahun.
Empat proyek lainnya meliputi pabrik ubin dengan investasi sekitar 25 triliun dikenakan biaya (RMB 400 juta) dan kapasitas 3 juta meter persegi per tahun.
Pemasok Pabrik Keran iVIGA
